Jurnal Abdimasa https://unimuda.e-journal.id/jurnalabdimasa <p>Jurnal ABDIMASA Pengabdian Masyarakat merupakan wadah untuk memperkaya publikasi hasil pengabdian pada masyarakat.</p> <p>ESSN <a href="http://u.lipi.go.id/1526885957" target="_blank" rel="noopener">2621-8100</a></p> Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong en-US Jurnal Abdimasa 2621-8100 MEMBANGUN PULAU TANGGUH BENCANA BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI PULAU ARAR PROVINSI PAPUA BARAT https://unimuda.e-journal.id/jurnalabdimasa/article/view/151 <p>Program hibah ini bertujuan untuk membentuk relawankebencanaan yang siap siaga akan bencana, yang terdiri atas masyarakat atau pemuda di pulau Arar sehingga terbentuk pulau tangguh bencana. Hal tersebut perlu dilaksanakan, mengingat keadaan Pular Arar sudah semakin kritis akan pohon <em>mangrove </em>sebagai sumber pertahanan utama dari bahaya kebencanaan. Untuk mendukung kegiatan ini beberapa upaya dilakukan antara lain pembuatan peta kebencanaan, jalur evakuasi, pelatihan pelestarian pohon <em>mangrove</em>, serta pelatihan mitigasi bencana. Dalam hal ini adapun mitra yang bekerja sama dalam program hibah bina desa ini diantaranya Kampus STKIP Muhammadiyah Sorong, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD Kabupaten Sorong), Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA Propinsi Papua Barat), Badan SAR Nasional (BASARNAS Propinsi Papua Barat), dan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMCKabupaten Sorong). Untuk mendukung keberlanjutan program ini dan menjadikan masyarakat sadar akan bencana maka dibuatlah rencana kampung yang bertujuan agar apabila sewaktu-waktu terjadi bencana masyarakat ataupun aparat kampung bisa bertanggung jawab.</p> fathurrahman Fathurrahman Juawanda Rumaur ##submission.copyrightStatement## 2019-01-31 2019-01-31 2 1 1 5 Implementasi Program Penugasan Dosen di Sekolah https://unimuda.e-journal.id/jurnalabdimasa/article/view/155 <p>Program Penugasan dosen di sekolah merupakan salah satu program pengabdian pada masayrakat yang bertujuan untuk mendukung tujuan dari revitalisasi LPTK antara lain, tatakelola kelembagaan yang akuntabel dan sistem manajemen modern; sistem rekrutmen calon guru yang komprehensif (termasuk seleksi bakat, minat, dan kepribadian); kurikulum dan sistem pembelajaran yang berwawasan masa depan; dukungan sarana dan prasarana (asrama mahasiswa PPG); sumber daya manusia (pendidik dosen) yang berkualitas; sekolah laboratorium &amp; sekolah mitra; dan system penjaminan mutu khas LPTK, serta untuk meningkatkannya kompetensi pendidik, baik dosen dan guru, dalam proses interaksi pembelajaran sesuai bidang ilmu pendidikan. Kegiatan ini dilakukan oleh 16 Dosen FKIP di 6 (Enam) Sekolah Laboratorium/Mitra, yang dilaksanakan sekurang-kurangnya 8 kali pertemuan. Kegiatan yang dilakukan selama program tersebut diantaranya adalah Workshop Penyusunan Perangkat PembelarajanKurikulum 2013, Workshop Penyusunan Penelitian Tindakan Kelas, Penugasan Dosen Ke Sekolah Mitra, Pembuatan Video Pembelajaran Open class pembelajaran berbasis Scientific Approach, PPK, dan TIK, Pembuatan Perangkat Pembelajaran guna menunjang kegiatan Proses Belajar Mengajar di sekolah, Pembuatan Penelitian Tindakan Kelas, dan Pendampingan Implementasi Penugasan Dosen di Sekolah</p> Sirojjuddin Sirojjuddin Anang Triyoso Jusmin Jusmin ##submission.copyrightStatement## 2019-01-31 2019-01-31 2 1 6 9 PEMBERDAYAAN APARATUR KAMPUNG MELALUI PELATIHAN APARATUR KAMPUNG DALAM PENGGUNAAN DANA KAMPUNG BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NO. 6 TAHUN 2014 TENTANG DESA https://unimuda.e-journal.id/jurnalabdimasa/article/view/188 <p>Program pemberdayaan aparatur kampung melalui pelatihan aparatur kampung dalam penggunaa dana kampung berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa<br>bertujuan untuk meningkatkan pemahaman kepada aparatur kampung agar mampu mengelola dan mempertanggungjawabakan dengan prinsip akuntabilitas dalam perencanaan ,<br>penganggaran dan pelaksanaan dan pengoptimalisasian Badan Permusyawaratan Desa (BPD) untuk menjaring aspirasi masyarakat desa secara terukur dan terarah. Dalam hal ini terlaksana tentu saja berkerjasama dengan 60 orang aparatur kampung yang terdiri dari Kepala kampung, Bendahara Kampung dan Sekretaris kampung/Bamuskam dan Badan<br>Pemberdayaan Masyarakat Kampung (BPMK) di Kabupaten Sorong. Untuk dapat memaksimal pemberdayaan aparatur kampung maka dirancang pelatihan secara berkala<br>mengenai penggunaan dana desa sampai kepada pelaporan pertanggung jawabannya.<br><br></p> Aldilla Yulia Wiellys Sutikno Sri Rizki Handayani ##submission.copyrightStatement## 2019-01-31 2019-01-31 2 1 10 14 MEMPERKUAT PERAN SEKTOR PENDIDIKAN UNTUK MEMBANGUN KETERAMPILAN HIDUP REMAJA DI KABUPATEN SORONG https://unimuda.e-journal.id/jurnalabdimasa/article/view/189 <p>Program dan intervensi yang dimaksudkan selaras dengan prinsip-prinsip dalam mempromosikan gender, kesetaraan dan keberlanjutan. Misalnya, konten LSE yang memiliki topik spesifik yang mencakup isu-isu sensitif gender termasuk, kesehatan dan hak-hak seksual / reproduksi, kekerasan berbasis gender dan pemahaman yang lebih baik tentang kesetaraan<br>dan kesetaraan gender. Di bawah program ini, guru menerima pelatihan LSE dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas guru tentang topik-topik terkait LSE, serta untuk menyadarkan guru tentang masalah gender. Guru yang mendapat manfaat dari program ini akan mengajarkan pendidikan kecakapan hidup kepada anak laki-laki dan perempuan di sekolah dan juga memfasilitasi sesi gender yang telah dimasukkan dalam sesi LSE. Sejalan dengan kepala sekolah ekuitas, program ini telah memiliki fokus khusus pada penyediaan pengetahuan dan keterampilan kepada guru yang akan ditempatkan di sekolah dan mengajar di daerah pedesaan, terpencil dan sulit dijangkau di Tanah Papua. Oleh karena itu, remaja yang kurang beruntung di sekolah terpencil akan mendapat manfaat dari program ini. Diperkirakan 60% peserta pelatihan guru yang akan menerima pelatihan pendidikan kecakapan hidup di bawah program ini adalah orang Papua setempat dan 65% adalah perempuan. Dalam hal keberlanjutan, berinvestasi dalam pelatihan guru pra-jabatan adalah salah satu strategi inti untuk memastikan keberlanjutan guru terampil untuk memberikan program pendidikan keterampilan hidup. Diakui bahwa dasar kelembagaan untuk program pelatihan guru memberikan kesinambungan dan keberlanjutan. Pelatihan dalam layanan, pada gilirannya, sering disampaikan sebagai lokakarya satu kali atau serangkaian lokakarya singkat, dengan sedikit dukungan lanjutan, pengawasan atau evaluasi. Melalui kegiatan ini, dosen akan mengamati peserta pelatihan guru menggunakan alat pengamatan yang memungkinkan untuk mengkonfirmasi kepercayaan diri ketika memberikan sesi LSE, menilai pengetahuan konten dan pendekatan pedagogis masing-masing.</p> Nursalim Nursalim Febrian Andi Hidayat ##submission.copyrightStatement## 2019-01-31 2019-01-31 2 1 15 21 Sepeda Pintar (Sekolah Peduli Kokoda Pintar): Pemberantasan Buta Aksara Siswa Sekolah Alam Natikorae Usili Aimas Kabupaten Sorong https://unimuda.e-journal.id/jurnalabdimasa/article/view/314 <p>Program ini bertujuan untuk membantu anak-anak usia sekolah dasar mampu membaca dan menulis permulaan. Program ini dilaksanakan di Sekolah Alam Natikorae Usili Aimas Kabupaten Sorong. Tahapan pelaksanan program meliputi: perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, pelaporan dan publikasi. Hasil dari program ini adalah siswa yang belum memasuki usia sekolah sama sekali belum bisa menulis dan membaca. Siswa yang sebelumnya belum bisa menulis, mulai bisa menulis. Siswa yang sebelumnya bisa menulis namun masih ada kesalahan, setelah program ini diadakan kesalahan sudah sangat berkurang. Siswa yang sebelumnya tidak mengenal abjad sama sekali, mulai mengenal abjad. Siswa yang secara artikulasi belum bisa menyebut abjad dengan benar, sudah banyak bisa menyebut abjad dengan benar. Siswa yang sebelumnya belum bisa menggabungkan huruf, sudah bisa menggabungkan huruf menjadi suku kata. Siswa yang sebelumnya belum bisa menggabungkan suku kata menjadi kata, setelah program ini sudah banyak bisa menggabungkan suku kata.</p> Abdul Hafid Firman Firman ##submission.copyrightStatement## 2019-02-14 2019-02-14 2 1 22 30