PENGARUH DIAMETER PIPA PADA ALIRAN FLUIDA TERHADAP NILAI HEAD LOSS

  • Puji Rahayu Politeknik ATI Padang
  • Dwi Kemala Putri Politeknik ATI Padang
  • Rosalina Rosalina Politeknik ATI Padang
  • Nita Indriyani Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong
Keywords: aliran fluida, mekanika fluida, diameter pipa, hilang energi

Abstract

Aliran fluida merupakan bagian ilmu mekanika fluida yang berperan penting dalam merancang sistem perpipaan. Perpipaan merupakan alat transportasi fluida yang banyak digunakan di industri. Fluida yang mengalir pada pipa akan mengalami kehilangan energi (head loss) yang diakibatkan adanya gesekan antara fluida dengan fluida, dan fluida dengan pipa. Hilangnya energi pada fluida dalam sistem perpipaan dapat juga disebabkan karena lintasan pipa yang dilalui oleh fluida, seperti belokan pada pipa, penyempitan pada pipa (kontraksi), dan pembesaran pada pipa (ekspansi). Percobaan dilakukan dengan model perpipaan yang telah dirangkai. Hasil percobaan menunjukkan bahwa luas permukaan dari diameter pipa sebagai alat transportasi aliran bagi fluida sangat berpengaruh terhadap nilai head loss (Hf). Hasil hitung Hf pada diameter pipa ½ in lebih besar yaitu 12,7713 ft.lbf/lb dibandingkan pada pipa ¾ dan 1 in sebesar 5,3330 dan 2,2477 ft.lbf/lb, berturut-turut. Sehingga semakin kecil luas penampang pipa semakin besar nilai head loss yang dihasilkan. Dengan daya dorong pompa sebesar 92,1953 ft.lbf/s serta bukaan valve penuh sebagai variabel tetap diperoleh pola aliran turbulen dengan nilai NRe pada pipa ½; ¾; dan 1 in sebesar 3.30E+05; 2.80E+05; dan 2.40E+05, berturut-turut. 

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2021-12-22