PENINGKATAN SKALA USAHA MANDIRI MELALUI “BANG LEO” DI PANTI ASUHAN MUHAMMADIYAH AIMAS KAB. SORONG PAPUA BARAT

  • Sirojjuddin Sirojjuddin Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong
  • Farcham Mullah Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong
  • Yustin Aryadinantan Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong
  • Tanto Widodo Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong
  • Waras Waras Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong
  • Muhammad Salim Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong
Keywords: Lele, Organik, Magot, Azolla microphyla, Panti Asuhan Muhammadiyah

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah membentuk dan merancang kemandirian usaha yang dilakukan Panti Asuhan Muhammadiyah, sehingga panti dapat berdikari tidak mengutamakan bantuan donatur, namun panti menjadi salah salah satu amal usaha mencetak wirausahawan muda di bidang peternakan. Selanjutnya, kegiatan ini juga dapat melatih para pengelola usaha pemula dalam bidang peternakan untuk menekan biaya produksi, khususnya perikanan air tawar seperti lele, sehingga dapat meningkatkan pendapatan Usaha Mandiri Panti Asuhan Muhammadiyah Aimas Kab. Sorong. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode pelaksanaan 1. Persiapan, 2. Pelaksanaan, 3. Pendampingan, 4. Monitoring dan Evaluasi, 5. Rencana Tindak Lanjut. Hasil yang didapatkan dari kegiatan PkM yang dilakukan yaitu pertama terkait penggunaan pakan pelet yang rendah hingga 25%, sedangkan 75% lainnya menggunakan pakan alternatif maggot BSF dan Azolla microphilla, serta pengurangan sampah melalui budidaya maggot BSF ini memberikan manfaat dari sisi sosial, ekonomi dan lingkungan. Secara sosial program ini telah mampu meningkatkan kesadaran dan partisipasi warga Panti Asuhan Mhammadiyah dalam pengelolaan sampah. Manfaat sosial lainnya adalah terbentuknya kohesi sosial unimuda sorong dalam sinergi pengelolaan dan pemanfaatan sampah organik. Dari sisi ekonomi, pengelolaan maggot dan budidaya Azolla Microphyla dapat digunakan untuk menekan biaya penggunaan pakan lele konvesional yang membutuhkan biaya yang sangat tinggi. Dari sisi lingkungan, program ini telah mampu mengolah sampah organik warga Manti Asuhan Muhammadiyah.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2022-01-31