Evaluasi Kompetensi Profesional Guru di Sekolah Dasar Negeri Wangunrejo Kabupaten Lamongan

  • Yuni Maharini
Keywords: kompetensi guru, kompetensi profesional

Abstract

Ada tiga hal dari analisis berbagai kelompok dalam membahas mutu pendidikan di negeri ini. Pertama, menyangkut pemberdayaan guru. Memberdayakan guru untuk memiliki keterampilan untuk dapat mengubah paradigma pola pengajaran yang signifikan kualitas pendidikan diharapkan. Kedua, kesejahteraan guru masih jauh dari makmur akan sangat berpengaruh pada keseriusan karyanya. Ketiga, karena kurikulum yang tidak berharga, yang selalu
mengalami peningkatan. Untuk menjawab permasalahan diatas diperlukan suatu evaluasi kompetensi guru dalam rangka untuk mengetahui sejauh mana kontrol kompetensi profesional guru. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi dan studi dokumen. Analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif kualitatif. Teknik ini memeriksa validitas data ditentukan oleh kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas,
andconfirmability. Data di lapangan umum bahwa menunjukkan bahwa aspek kompetensi profesional guru di SDN Wangunrejo dianggap cukup.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alsa, Asmadi (2010). Pendekatan Kuantitatif dan Kualitatif serta Kombinasinya dalam Penelitian Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Belajar
Danim, Sudarwan (2002). Inovasi Pendidikan: Dalam Upaya Meningkatkan Profesionalisme Tenaga Kependidikan. Bandung: Pustaka Setia. ------------------------ (2010). Profesionalisasi dan Etika Profesi Guru, Bandung:Alfabeta.
Depdiknas (2006). Peraturan Pemerintah No. 14 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Diakses 9 Februari 2003 dari http: //www. Depdiknas .go.id/inlink.
Direktorat Pendidikan Lanjutan Pertama Depdiknas (2003). Pembelajaran Kontekstual. Jakarta: Depdiknas.
Dunn, William, N. (2003) .Pengantar Kebijakan Publik, Edisi kedua. Yogyakarta:Gajah Mada University Press.
Published
2013-01-15